Teringat beberapa tahun lalu disaat harus membagi waktu antara HIMATIKA, Lab. Komputer, Kuliah dan diriku sendiri. Sekarang kalau ditanya "Trus semua itu sia-sia gak ..?" Sudah pasti jawabannya "Tidak". Memang banyak waktu yang terbuang untuk HIMATIKA, tapi tentu saja itu bukanlah suatu hal yang harus disesali karena memang berorganisasi di HIMATIKA memberikan pengalaman-pengalaman tersendiri.

Tidak ada yang sia-sia jika kita melakukan itu dengan rasa memiliki, seperti jika kita mengadakan suatu kegiatan untuk HIMATIKA, anggap itu bukanlah suatu perintah yang diberikan oleh senior dan harus diterima dengan berat hati melainkan harus disikapi dengan rasa bahwa ini adalah HIMATIKA saya, dan pastinya saya ingin menjadikan HIMATIKA ini lebih baik lagi.
Banyak lirik lagu yang mengatakan bahwa mereka seolah-olah bisa terbang, misalnya "Kuingin terbang bersamamu ...", "I believe I can fly ...", "Ku mau terbang dan tenggelam menjalani semua ini ...", "I will fly into your arm ...", dan saya rasa masih ada lagi lagu - lagu lain yang menggunakan kata terbang (fly) dalam liriknya.

Jika dipikir - pikir benarkah kita sebagai manusia mempunyai keahlian untuk terbang atau itu hanya sebuah ungkapan ekspresi dalam lagu saja ..? Ada yang bilang, "Oh tentu saja kita bisa terbang, kan sudah ada pesawat ..!", hehe .. kalau saya bilang tetap saja itu kita naik pesawat yang sedang terbang, bukannya kita yang bisa terbang. Mengapa Tuhan tidak menciptakan manusia dengan sayap untuk kemudian bisa terbang ..? Jadi kan tidak perlu lagi mengalami macet jika ingin pergi ke suatu tempat.

Mungkin Tuhan merasa manusia akan merasa sombong jika mereka diberikan sayap, atau Tuhan hanya ingin burung - burung saja yang menghiasi udara, jika ada manusianya kemungkinan mereka akan mengotori dan tidak tampak indah lagi (ini hanya pemikiran saya saja, hehe ..). Selain itu karena manusia sudah bisa terbang tanpa menggunakan alat maka saya rasa tidak akan pernah ada yang namanya pesawat terbang, dan tidak ada yang namanya bisnis tiket pesawat, tidak ada bandara - bandara besar, tidak ada pramugari, tidak ada pilot, tidak ada ilmu tentang penerbangan, dll ...

Jadi bersyukurlah walaupun kita sebagai manusia tidak punya sayap untuk terbang, tapi manusia memiliki otak yang bisa menciptakan pesawat terbang, ...