Penasaran dengan tokoh-tokoh Matematika yang bisa menemukan konstanta, teorema, rumus, dll, yang selama saya kuliah di jurusan Matematika selalu bertemu dengan mereka. Sebut saja nama-nama seperti Gauss, Euler, Newton, Leibniz, dan masih banyak lagi para matematikawan lainnya. Hal yang membuat saya heran ialah walau mereka hidup di zaman dahulu di mana tidak adanya teknologi seperti sekarang ini tetapi mereka mampu menemukan hal-hal tentang Matematika yang sampai saat ini masioh dipelajari di tingkat Universitas, bahkan kemajuan teknologi yang bisa kita nikmati saat ini tidak lepas dari peran Matematika yang adalah ilmu dasar.

Saya sungguh kagum dengan karya-karya mereka, mereka adalah idola saya, hehehe… Terkadang saya berpikir ingin kembali ke masa lalu untuk bertemu dengan mereka, melihat cara mempelajari Matematika, dan yang pasti menanyakan bagaimana mereka dapat menciptakan rumus-rumus Matematika, siapa tahu suatu saat nanti saya juga bisa seperti mereka, menciptakan sesuatu yang berguna di bidang Matematika. Temuan-temuan mereka bukan tidak hanya dapat digunakan di Matematika saja tetapi juga di bidang ilmu lainnya seperti: Fisika, Astronomi, Teknik, Statistik, Ekonomi, dsb…

Harapan saya juga semoga ahli-ahli Matematika bukan hanya berasal dari Luar Negeri saja tapi dari Indonesia juga, kita bisa merasa bangga karena sering mendengar banyak prestasi yang diperoleh siswa/i Indonesia dalam berbagai perlombaan / olimpiade Matematika di tingkat Internasional, mudah-mudahan hal ini bisa terus berkelanjutan, sehingga nanti semakin banyak jagoan-jagoan Matematika lahir dari Indonesia.
Saya tidak bermaksud menyinggung siapapun dalam tulisan ini, tapi memang kejadian yang saya alami sempat membuat saya tertawa dalam hati, hahaha… Suatu sore hari ketika mengendarai motor di jalan yang tidak terlalu ramai, bisa dibilang lancar, tiba-tiba mobil & motor di depan saya berhenti, saya pikir karena ada mobil lain yang ingin berbalik arah & mungkin hanya sebentar. Tapi setelah beberapa lama kok tidak bergerak-gerak semuanya, malah terdengar banyak suara ledakan, karena penasaran saya coba untuk melihat ke depan, ehh ternyata ada orang-orang yang memberhentikannya & yang saya lihat alasan mereka memberhentikan semua mobil & motor tersebut hanyalah agar petasan yang mereka nyalakan itu bisa meledak semua. 

Dalam hati saya bertanya mengapa mereka lebih mementingkan meledakkan petasan dibandingkan kemacetan yang mereka timbulkan karena memberhentikan kendaraan-kendaraan yang lain? Atau mereka sekedar ingin diperhatikan karena biaya yang dikeluarkan untuk membeli petasan-petasan tersebut cukup besar? Saya tidak tahu jawabannya, mungkin jika bertanya pada rumput yang bergoyang mereka tahu jawabnya, hahahaha…. Oiya kejadian ini tidak saya alami satu kali, tapi dua kali di tempat berbeda yang lokasinya tidak terlalu berjauhan. Berarti sudah dua kali kemacetan tidak dianggap penting dibandingkan dengan meledakkan semua petasan, kalau memang ada yang ketiga kalinya mungkin saya akan mendapatkan piring, hahaha…