Saat mengunjungi kakak ipar di Jogja bulan Juni 13 lalu, bukan kebetulan kami sekeluarga pergi ke gereja yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah mereka. Pembicara bercerita tentang percobaan yang melibatkan beberapa ekor tikus. Tikus yang pertama dimasukkan ke dalam wadah berisi air dan dibiarkan. Diamati bahwa ketika tikus itu berada di wadah tersebut selama 1 jam maka tikus itu kelelahan dan kemudian mati. 

Percobaan dilanjutkan dengan tikus-tikus yang lain, mereka dimasukkan juga ke dalam wadah berisi air tetapi bedanya selang 30 menit, 1 atau 2 jam tikus-tikus itu diangkat dan ditaruh di tempat kering selama beberapa menit kemudian dimasukkan kembali ke air sampai akhirnya dibiarkan tikus-tikus tersebut bertahan hidup berenang di air. Dan ternyata selama 1 jam dibiarkan tikus-tikus tersebut tetap hidup, 2 jam, 3 jam tetap hidup. Tikus-tikus tersebut akhirnya mati pada saat mereka sudah 24 jam berada di dalam air.

Sungguh perbedaan yang sangat signifikan, yang tadinya hanya 1 jam dapat bertahan hidup tetapi sekarang 24 kali lebih lama mereka bisa bertahan, dan para peneliti menarik kesimpulan bahwa yang membuat mereka dapat bertahan lebih lama itu karena adanya HARAPAN.

Ini relevan dalam kehidupan manusia, kita harus bisa bertahan dalam menghadapi hari-hari kita karena banyak yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri hanya karena mereka kehilangan harapan. Dunia ini tidak bisa memberikan kita harapan, hanya Tuhan yang bisa melakukannya, jika berharap kepada manusia-pun suatu saat kita pasti akan kecewa karena manusia tidaklah sempurna, jadi mari kita benar-benar berharap kepada Sang Pencipta Dunia ini agar kita bisa tetap survive.
| edit post
Reaksi: 
0 Responses

Posting Komentar