Tanggal 21 September 2013 dipilih Blackberry untuk meluncurkan produk terbaru mereka yaitu BBM Multiplatform, jadi tidak hanya hadir di handset dengan OS BB, tapi juga bisa diinstal di Android maupun iOS. Akhir-akhir ini Blackberry mengalami masa sulit dengan penjualan yang menurun, kehilangan pasar dan mereka memerlukan sesuatu untuk menghentikan penurunan. Para pakar mengatakan meluncurkan BBM Multiplatform adalah langkah yang tepat agar perusahaan tersebut bangkit lagi.

Tapi hari yang ditunggu tersebut bukan membuat para pecinta BBM berterima kasih kepada Blackberry karena bisa BBM-an di Android melainkan mereka dikecewakan karena aplikasi BBM tersebut tidak muncul juga di Google Play Store. Banyak orang mendapatkan file .apk dari internet, walaupun sempat berhasil meng-install dan chat dengan beberapa orang tapi Blackberry masih belum bisa menunjukkan kehebatannya, dapat kabar bahwa banyaknya pengguna yang meng-install aplikasi tersebut membuat server Blackberry down.

Sepertinya langkah BBM untuk bersaing dengan WhatsApp, LINE, WeChat, KakaoTalk, dan aplikasi chat lainnya harus diurungkan dulu, mereka harus fokus untuk mengantisipasi banyaknya user yang akan mengakses server mereka.
Penampilan para Garuda Junior dalam piala AFF 2013 sungguh membuat senang para pecinta sepakbola Indonesia, bagaimana tidak, mereka mampu mendapatkan gelar juara pada kompetisi tersebut setelah mengalahkan Timnas U-19 Vietnam melalui adu penalti. Timnas U-23 pun meraih gelar sebagai runner-up dalam ajang ISG setelah dikalahkan Maroko dalam laga final yang berakhir dengan skor 2-1 padahal pada fase grup Indonesia dapat mengalahkan Maroko dengan skor 1-0. Memang jika dilihat dari segi skill & penguasaan bola memang Maroko berada di atas Indonesia walaupun Andik tetap menjadi pemain yang berbahaya pada pertandingan final tersebut.

Tak kalah menarik ialah kabar dari ajang Menpora Cup bagaimana klub dari ISL mampu menyabet gelar juara setelah mengalahkan klub raksasa Australia Central Coast Mariners. Arema menjadi juara ketika kedua gol yang dihasilkan dari titik penalti oleh Keith Gumb tidak dapat dikejar oleh CCM.

Walaupun pada laga ISG Timnas U-23 Indonesia tidak menjadi juara tapi bisa dibilang masih ada harapan bagi Timnas Sepakbola Indonesia dapat menunjukkan keahliannya pada laga-laga internasional. Semoga para pemain yang dipanggil untuk bergabung dengan Timnas dapat terus meningkatkan skill mereka sehingga bisa bersaing di tingkat Asia maupun Dunia dan membuat bangga para supporter, dan buat PSSI ayo berbenah diri jangan memusingkan diri dengan kepentingan golongan sendiri-sendiri saja.